Kampus Vokasi: Jembatan Menuju Indonesia Entrepreneur Goals 2024

wbi

VOKASI

Bicara Tentang Stigma

“Lulusan Job Seeker vs Job Creator”

Apakah kamu pernah dengar istilah Berkah demografi alias demographic dividend? Istilah itu muncul karena proporsi penduduk indonesia usia produktif mencapai 68,6 persen atau 181,3 juta jiwa (2018). 

Perubahan struktur penduduk ini akan membuka peluang bagi Indonesia untuk mendapatkan bonus demografi (demographic dividend) yang dalam jangka menengah dan panjang akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan menghantarkan Indonesia menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas. Bonus demografi ini akan diperoleh dengan prasyarat utama tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Sumber: Indonesiabaik.id

Namun, akan berbanding terbalik apabila kita tidak mampu memanfaatkan peluang bonus demografi dimasa yang akan datang. Terutama terkait hal pola pikir, penting bagi kita untuk merubah stigma lulusan job seeker ke jenjang next-level, Job creator.

Apa yang sebenarnya diharapkan oleh generasi muda, adalah turunan dari orangtua mereka. Tidak sedikit orangtua yang membatasi mimpi anaknya sebatas seorang dokter, guru, PNS atau pekerja kantoran, harapan akan profesi seperti ini membuat mimpi dan cita-cita generasi muda terbatas dalam mengartikan kata “sukses”, mereka mengira kesuksesan adalah ketika mereka mampu “bekerja untuk orang lain” bukan ketika “kita mampu memperkerjakan orang lain”. 

Bahkan, tidak sedikit orangtua berada pada ambang keraguan, ketika harus menyekolahkan anaknya ke jenjang perkuliahan, bukan terkait uang. Namun lebih ke hal yang kompleks, yaitu kualitas. Apakah gelar akan benar-benar merubah anak untuk bersaing? atau sekedar popularitas, seperti yang kebanyakan orang lain harapkan dari “gelar” sebuah universitas. 

VOKASI

Kenapa Kampus Vokasi?

Syarat untuk menjadi negara maju ialah jumlah pelaku entrepreneur harus lebih dari 14 persen dari rasio penduduknya. “Sementara di Indonesia, pelaku entrepreneur baru 3,1 persen sehingga perlu diadakan percepatan dan kemudahan agar pelaku ekonomi Indonesia bisa meningkat jauh,” ujar Menteri Koordinator Bidang Polhukam Wiranto, di Jakarta

Sumber Pribadi

Saat ini pengusaha di Indonesia baru sekitar 3 persen sehingga masih terdapat potensi sangat besar untuk dapat dioptimalkan dalam rangka mendorong Indonesia menjadi negara maju. Bukan hanya itu, Indonesia juga memiliki iklim usaha yang sangat baik dan daya tahan ekonomi digital yang dinilai cukup tangguh meskipun adanya pandemi Covid-19 yaitu pertumbuhannya mampu mencapai 11 persen. Pertumbuhan yang signifikan walaupun dengan adanya pandemi, menunjukkan bahwa Indonesia punya potensi dalam kewirausahaan yang luar biasa. Apalagi, jika jumlah pengusaha dan calon pengusaha Indonesia didukung oleh investor, institut dan organisasi lain yang bisa bekerja sama. 

Gagasan inilah yang menjadi alasan Martua Sitorus untuk mencetus berdirinya kampus vokasi politeknik Wilmar Business Indonesia di Sumatera Utara, untuk mendongkrak perekonomian Indonesia dengan mencetak generasi muda yang memiliki nilai wirausaha tinggi untuk bersaing di kancah Internasional.

Kenapa kampus vokasi dinilai sangat baik dalam mencetak lulusan yang berkompeten dalam dunia kerja? 

 

KAMPUS VOKASI

Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, Dari Entrepreneur Untuk Calon Entrepreneur

Belajar Entrepreneurship Bersama Kampus Vokasi Terbaik di Sumatera Utara

KAMPUS VOKASI

Didirikan Sebagai Solusi Masalah Pengangguran

Membahas tentang proses berdirinya Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (WBI) atau kampus entrepreneur di Sumatera Utara ini tidak luput dari jasa salah satu pebisnis sukses Indonesia kelahiran Pematang Siantar, Martua Sitorus. Setelah berhasil mewujudkan banyak lapangan pekerjaan, cita-cita dan harapan beliau naik ke jenjang yang lebih tinggi, membawa nama Indonesia untuk naik tingkat dalam persaingan global dari segi ekonomi.

Niat mulianya adalah berawal dari rasa prihatin beliau pada tingkat pengangguran yang relatif tinggi serta rendahnya jumlah entrepreneur (wirausaha) di Indonesia.  

Sumber: Databoks

Oleh sebab itu beliau berkomitmen untuk menjadikan Politeknik WBI sebagai institusi pendidikan tinggi yang dapat membantu masyarakat Indonesia keluar dari masalah pengangguran tersebut dan menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih luas dan menjadi institusi pendidikan terbaik dan ideal bagi para pemuda Indonesia agar siap bersaing di dunia bisnis yang semakin kompetitif di era industri 4.0 ini.

Di era digital saat ini, profesi terkait dengan dunia rekayasa perangkat lunak, memiliki peluang yang sangat besar dalam industri digital, diantaranya: digital marketing, software engineer, software developer, data analyst dan lainnya. Hal ini yang mendasari Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak WBI sebagai salah satu fokus Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia.

Menjadi politeknik unggul dalam pendidikan vokasional yang menghasilkan entrepreneur, serta memiliki keterampilan teknis sesuai dengan program studinya untuk pembangunan bangsa.

  • Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan vokasi melalui penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan terbaik, serta penanaman karakter entrepreneur yang profesional, berintegritas, inovatif, peduli, dan bekerjasama.
  • Menyelenggarakan penelitian untuk pengembangan masyarakat yang selaras dengan tantangan pembangunan, sehingga dapat memberikan kemaslahatan kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  • Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis penerapan sains, teknologi, dan entrepreneurship untuk dapat memberikan solusi strategis dan terapan terhadap pembangunan Indonesia.
  • Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan teknis terapan yang tinggi, berkarakter entrepreneur, berintegritas dan jujur.
  • Membangun budaya penelitian, iklim akademik dan karakter entrepreneur di kalangan sivitas akademika.
  • Menjadi Entrepreneurial Polytechnic terkemuka dan berstandar global.
  • Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi Indonesia.

Fasilitas Lengkap Politeknik WBI

Bukan hanya dosen yang berpengalaman, dan kurikulum pengajaran yang menyesuaikan dengan perkembangan global. Politeknik WBI juga sangat didukung oleh sarana dan prasarana yang berkualitas sehingga politeknik ini sangat tepat sebagai tempat untuk menimba ilmu kewirausahaan. 

Profil Kampus Politeknik WBI

Menjadi seorang suksesor dalam dunia entrepreneur bukanlah hal yang mudah, namun selalu ada jalan pintas untuk mereka yang serius dalam menjalaninya. Jika kamu berniat ingin menjadi seorang entrepreneur hebat, Kampus WBI adalah salah satu pilihan terbaik untuk kamu generasi muda yang serius ingin membawa perubahan masa depan kamu dan Indonesia kita dalam memperbaiki iklim perekenomian Indonesia.

Sudah siap berkontribusi untuk menjadi the next Jobcreator Indonesia? 

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Isi Pikiran Lainnya