Ask : Gimana Caramu Menerima dan Menangani Kekuranganmu?

Facebook
Twitter
LinkedIn
love yourself

Aku senang berdialog dalam diam dengan diri sendiri.

Aku bukan tipikal yang suka journaling (menulis diary), jadi yaa aku sering diam sambil ngobrol sama diri sendiri.

Kadang tuh ya kalau keceplosan bisa tiba-tiba bilang “okey yed” “siap yed” “eh jadi gimana tadi?” “Ohh gitu ya paham paham” ūüėāūüėā

Malah pernah sampai orang didekatku heran dan bilang “ini anak ngomong sama siapa?” hahaha

Btw yang aku pikirkan ketika lagi insecure itu kurang lebih seperti ini :

Dear yeyed,
Aku sayang kamu.. kamu harus semangat sayang. Yuk ternak uang, ternak pahala, dan ternak kebaikan sebanyak-banyaknya sebelum meninggal ya yang.

Sayang, kamu kalo jadi dokter jauhin mindset cuan cuan cuan tok tanpa diniatkan untuk amal jariyah. Rugi sayaaangg..

Iya paham kok cuan itu sangat penting, tapi luruskan niat lagi yuk. Ohya sayang, berhenti jadi people pleasure yaa karna itu bikin kamu sakit. Aku gamau kamu tersakiti yang.

Terus apalagi ya, hmm ohya tentang masa lalu yang. Paham kok, kamu belum sepenuhnya berdamai. Tapi kita harus kerjasama biar bisa survive dengan kehidupan ini. Tetap fokus liat ke depan yaa sayang.

Untuk masa lalu, letakkan di sudut ruang hatimu.

Untuk masa kini, fokuskan kekuatanmu.

Untuk masa depan, perbanyak berdoa dan tenangkan pikiranmu.

Aku sayang pake banget sama kamu, yed.

 

Yapp, ini caraku berdamai dengan kekurangan diri. Harus rajin ngobrol sama diri sendiri.

Sebelum jadi sahabat buat orang lain, kita harus jadi sahabat buat diri sendiri terlebih dahulu. Seperti itu.

Semoga bermanfaat ya, ciaoo!! 

Note : bonus quotes dahsyat Lawan insecure


Tuhh kan bener, topeng sesungguhnya diri kita itu ketika kita sedang sendirian, makanya sering sering deh ngobrol sama diri sendiri *jomblojombloclub* ūü§≠

 

Intinya enjoy your ups & downs kan? Yuhuuu.

 

Seringnya kita lebih percaya dengan perkataan orang lain ketimbang kata hati (intuisi) diri sendiri.

Next, utamakan intuisi diatas opini orang lain.

 

Nahh ini bener banget. Tanggungjawab dengan diri sendiri.

 

Ketika kamu mengalami cinta sepihak, yaudah santai ajaaa.. Kamu akan bernilai tinggi di mata orang yang tepat. Cheers ūü•ā‚ú®ūü§≠

 

Terakhir. Selalu percaya dengan proses pendewasaanmu. Go ahead !!! ūüĒ•

Penulis : Sayed Rustia, Dokter Gigi Masyarakat.

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Isi Pikiran Lainnya